Saluran Air Utama di Jalan Raya Kutabumi,Kutabaru Dipenuhi Sampah, Tokoh Masyarakat: Jangan Hanya Slogan

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:22 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saluran Air Utama di Jalan Raya Kutabumi,Kutabaru Dipenuhi Sampah, Tokoh Masyarakat: Jangan Hanya Slogan

 

*KABUPATEN TANGERANG* – Kondisi memprihatinkan terjadi di Saluran Air Utama yang berada di sisi Jalan Raya Kutabumi, Kutabaru  Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang. Saluran tersebut kini dipenuhi tumpukan sampah, lumpur, hingga mengalami pendangkalan. Warga khawatir kondisi ini akan memicu banjir di pemukiman sekitar, khususnya di wilayah Kutabumi dan Kutabaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Keluhan warga pun mulai menguat. Tokoh dan masyarakat angkat bicara meminta perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait.

Karnu Wijayanto, SH, adalah salah satu Tokoh masyarakat. Ia mengatakan, Kesadaran rendah terhadap kebersihan lingkungan berakibat lingkungan kumuh, sampah berserakan dimana mana, Saluran air/got tertutup sampah ditambah banyak fasilitas umum berfungsi untuk kegiatan ekonomi.

 

Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. “Bila hal diatas terus terjadi dan tidak ada tindakan hukum yang tegas, maka kerusakan lingkungan, banjir akan terjadi tinggal tunggu waktu aja, dan bila sudah terjadi lingkungan rusak bahkan mungkin Kurban jiwa, untuk memulihkan butuh biaya mahal, unjung ujungnya pajak rakyat yang membiayainya,” ujar Karnu, Kamis(9-7-2026).

 

Untuk itu, lanjut Karnu, sebelum terjadi sebaiknya di imbau semua fihak untuk sadar lingkungan, fasilitas umum di difungsikan sesuai fungsinya, aturan ditegakkan tanpa pandang bulu.

*”Jangan hanya slogan. Harus ada aksi nyata di lapangan. Spanduk dan poster sudah banyak, tapi kalau saluran tetap mampet dan tidak ada sanksi, sama saja bohong,”* tegasnya.

 

Di tempat terpisah, Alexander Salembun, PLT DPC Perkumpulan Wartawan Fas Respon Nusantara (PW FRN) Kabupaten Tangerang mengatakan, Penyebab terjadinya banjir di pemukiman Warga Kutabumi dan Kutabaru, diduga saluran air Utama di sisi jalan Raya umum Kutabumi, Kutabaru terjadi pendangkalan dipenuhi sampah dan lumpur.

 

Ia menilai kondisi saluran saat ini sudah sangat memprihatinkan dan berpotensi menimbulkan bencana. “Oleh karena itu, lanjut Alex, Ia meminta Dinas terkait agar turun melakukan permintaan warga.” Tutupnya.

 

*Imbauan Sudah Ada, Aksi Mana?*

Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri sudah mengeluarkan imbauan melalui poster “AYO WARGA KELOLA SAMPAH DENGAN BIJAK” yang diperkuat Perda Nomor 1 Tahun 2023 dan SE Bupati Nomor 600.1/3131-DLHK/2023 tentang penekanan polusi udara.

 

Namun warga menilai imbauan tanpa pembuktian di lapangan akan percuma. Yang dibutuhkan sekarang adalah 3 hal:

1. *Normalisasi dan pengerukan* saluran utama secara berkala

2. *Penegakan hukum* bagi pembuang dan pembakar sampah sembarangan

3. *Edukasi berkelanjutan* yang dibarengi fasilitas TPS dan bank sampah yang memadai.

Redaksi

Ysf

Berita Terkait

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:52 WIB

DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:46 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika

Berita Terbaru