‎*Permohonan Swadaya Masyarakat Sukatani: Normalisasi Sungai Cidurian, Upaya Nyata Kurangi Risiko Banjir* ‎

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

5047 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎*Permohonan Swadaya Masyarakat Sukatani: Normalisasi Sungai Cidurian, Upaya Nyata Kurangi Risiko Banjir*

‎

‎Kabupaten Tangerang – Semangat Permohonan swadaya masalah gotong royong kembali ditunjukkan warga Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Secara swadaya, masyarakat melakukan normalisasi Sungai Cidurian dengan mengeruk sedimentasi dan membuka kembali aliran sungai yang selama ini mengalami pendangkalan serta penyempitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎

‎Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas keluhan warga yang selama bertahun-tahun harus menghadapi ancaman banjir setiap musim hujan. Pendangkalan sungai dinilai menjadi salah satu penyebab berkurangnya daya tampung air sehingga luapan sungai kerap menggenangi permukiman.

‎

‎Karman ketua RW.016 Perum Kutabumi 7 Astina, mengatakan kegiatan normalisasi merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus jawaban atas aspirasi warga yang selama ini mengeluhkan banjir akibat meluapnya Sungai Cidurian.

‎

‎”Normalisasi sungai ini kami lakukan secara permohonan swadaya masyarakat sebagai jawaban atas keluhan banyak warga yang setiap musim hujan terdampak banjir akibat luapan Sungai Cidurian kampung Snen, Alhamdulillah, titik yang selama ini menjadi lokasi rawan banjir sudah dikeruk sehingga aliran air menjadi lebih lancar. Kami berharap upaya ini dapat mengurangi risiko banjir ke depannya,” ungkap RW Karman.

‎

‎Karman mengingat kembali banjir besar yang melanda wilayah Sukatani pada Minggu, 8 Maret 2026. Saat itu, hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak malam hingga dini hari menyebabkan Sungai Cidurian meluap dan merendam sejumlah permukiman warga. yakni  perumahan kutabumi 7 Astina, kampung Snen, kampung Gandaria, kampung Batu Nunggul, Ketinggian air bahkan mencapai sepinggang orang dewasa sehingga aktivitas masyarakat lumpuh dan banyak warga harus mengamankan barang-barang berharganya.

‎

‎”Pengalaman pahit tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan banjir tidak bisa hanya menunggu penanganan dari pemerintah. Atas dasar itulah warga berinisiatif bergotong royong menghimpun tenaga dan sumber daya untuk melakukan normalisasi sungai demi kepentingan bersama,” ujar Karman.

‎

‎Salah seorang warga terdampak banjir, AS, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, aksi gotong royong yang dilakukan masyarakat merupakan contoh nyata kepedulian terhadap lingkungan tanpa membebani anggaran pemerintah.

‎

‎”Ini adalah aksi nyata yang membantu kepentingan orang banyak tanpa menggunakan anggaran pemerintah. Patut didukung dan diapresiasi. Kami berharap semangat kebersamaan seperti ini terus terjaga sehingga lingkungan menjadi lebih aman dari ancaman banjir,” kata AS.

‎

‎Warga berharap normalisasi Sungai Cidurian tidak hanya memberikan dampak jangka pendek dalam memperlancar aliran air, tetapi juga menjadi awal dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian sungai.

‎

‎”Dengan kolaborasi masyarakat dan dukungan berbagai pihak, risiko banjir di wilayah Sukatani diharapkan dapat terus ditekan pada musim penghujan mendatang,” pungkasnya.

 

Redaksi

Team

Berita Terkait

Gandeng Ulama, Kapolres Simalungun Tegaskan Perang Lawan Narkoba
PLN UID Riau dan Kepri Sosialisasikaan Promo Tambah Daya 50 persen dalam Momentum HLN ke-81
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Puluhan Kali Banjir, Jembatan Belum Tuntas: Warga Kuning I Menunggu Solusi, Bukan Sekadar Rapat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Rabu, 16 September 2026 - 00:05 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:08 WIB

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:09 WIB

Bakti TNI Untuk Lingkungan: Merajut Kebersamaan Dalam Aksi Pembersihan Pasar Demi Mewujudkan Pasar Yang Asri dan Nyaman

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:58 WIB

Pengelolaan Dana BOS SDN 2 Biak Muli Dipertanyakan, Anggaran Capai Rp188 Juta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:19 WIB

Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:46 WIB

Rp134 Juta Dana Ketahanan Pangan Diduga Diselewengkan, Warga Tuntut Keadilan

Berita Terbaru